YAYASAN GENU KUPANG BERBAGI KASIH

Yayasan Generasi Unggul (Genu) Kupang yang berlokasi di jalan H.R.Koroh, Kompleks Perumahan Vila Gloria Bello, Kecamatan Maulafa Kota Kupang, kembali memberikan 206 paket sembako kepada ratusan mahasiswa Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP) Universitas Nusa Cendana (Undana) yang terdampak Covid-19. Penyerahan paket sembako tersebut berlangsung di depan pintu gerbang Undana Penfui, Jumat (29/5/2020).

Paket sembako tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pembina Yayasan Generasi Unggul Kupang, Pdt. Johny Kilapong,MA.,CBC.,CLS, didampingi Kepala SMA Kristen Generasi Unggul Kupang, Soni Malana yang juga alumni Undana, Kepala SD Generasi Unggul, Sherly Djo, dan Kepala Tata Usaha, David Kilapong. Turut hadir menyaksikan, Dekan FKP, Dr.Marcelin Dj.Ratoe Oedjoe,M.Si, Wadek II, Dr.Sunadji, Kaprodi Budi Daya Perairan, dan para Dosen.

Menurut Pdt. Johny, pembagian paket sembako kepada mahasiswa FKP Undana merupakan urutan ke enam. “Jadi kami mulai bergerak berbagi kasih sejak akhir Maret 2020. Selain Undana, paket sembako serupa telah distribusikan kepada masyarakat Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Kabupaten Ngada di Bajawa Flores. Kecuali di Kabupaten Rote Ndao, kami memberikan sembako dalam bentuk bibit tanaman seperti padi, cabe, bawang merah, bawang putih, kacang panjang serta masker. Untuk di TTS, Manado, Papua dan Nias penyerahan paket sembako sudah diberikan tahap kedua,” ungkapnya.

Kepada wartawan media ini, Pdt.Johny Kilapong mengungkapkan, apa yang dilakukan pihaknya, karena ingin membantu para mahasiswa Undana yang terdampak Covid-19. Kami Yayasan Generasi Unggul bersatu untuk memberikan sumbangan paket sembako tersebut sebagai rasa empati kami terhadap kondisi yang terjadi di NTT saat ini.

“Jadi bagi kami, tujuannya adalah berbagi dan juga berempati terhadap anak-anak mahasiswa Undana yang saat ini mengalami dampak gempuran virus Covid-19. Pemberian ini tidak seberapa, dan tidak bisa menutupi kebutuhan adik-adik mahasiswa yang terdampak Covid-19. Pemberian bantuan ini bukan lantaran kami berlebihan, tetapi didasari karena kasih terhadap seluruh warga masyarakat NTT di tengah wabah virus Covid-19 yang melanda hampir diseluruh dunia,” katanya.

Ia menuturkan, meskipun kita berbeda agama tetapi tetap satu, sehingga pemberian ini dengan tulus kami berikan kepada teman-teman mahasiswa yang benar-benar perlu ditolong. Karena itu, kami berharap hubungan yang telah terjalin baik antara pihak yayasan dengan mahasiswa Undana sebagai warga masyarakat NTT yang tinggal terpencar, agar bisa terus terjalin dengan baik.

Sementara Dekan FKP Undana, Dr. Marcelin Dj. Ratoe Oedjoe,M.Si pada kesempatan itu, memberikan apresiasi kepada pihak Yayasan Generasi Unggul Kupang yang telah memberikan perhatian yang besar kepada anak-anak mahasiswa FKP Undana. “Jadi sesuai data yang ada, mahasiswa FKP Undana yang hari ini menerima paket sembako dari Yayasan Generasi Unggul adalah mahasiswa semester II dan VIII yang tidak pulang ke kampung halamannya ditengah virus Covid-19. Mereka tetap tinggal di kos-kosan di sekitar kampus Undana maupun di luar kampus, itu yang kami data untuk mendapat paket sembako hari ini,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Pembina Yayasan Generasi Unggul Kupang bersama staf yang telah melakukan misi kemanusiaan ini, dan terus memberikan penguatan kepada seluruh mahasiswa FKP Undana agar jangan putus asa menghadapi situasi saat ini, tetapi teruslah percaya kepada Tuhan, karena sehebat apapun virus Covid-19 pasti akan ada akhirnya.[ds]

Comments are closed.