Kolaborasi FKP & PT. Titik Temu Daya

Meningkatkan Kualitas Soft Skill, Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana Berkolaborasi dengan PT. Titik Temu Daya Gelar Pelatihan Adaptive and Job Related Skill 

Dalam dunia kerja, selain berbagai kemampuan hard skills, ada beragam kemampuan soft skills yang seharusnya dimiliki oleh pekerja. Diantaranya yaitu adaptive skill seperti time management dan job related skill seperti HORENSO (Hokoku/Lapor, Renraku/Hubungi, Sodan/Konsultasi). Pentingnya dua kemampuan tersebut sering kali diabaikan.

Organisasi mengharapkan pekerja segera mengetahui bagaimana berperilaku di tempat kerja, namun seringkali kenyataan menunjukkan hal sebaliknya. Sebagai bagian dari institusi pendidikan yang mempersiapkan generasi penerus di dunia kerja, Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana menganggap sangat penting untuk membekali para generasi muda dengan keterampilan-keterampilan tersebut.

Berangkat dari permasalahan di atas, maka Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana bekerja sama dengan PT. Titik Temu Daya menyelenggarakan Pelatihan Webinar Series For Colleges: “Adaptive skill dan Job related skill” untuk memperlengkapi diri peserta di dunia kerja. Pelatihan secara daring ini dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu setiap Hari Sabtu Tanggal 9 dan 16 Oktober 2021, jam 10.00-12.00 Wita. Topik pelatihan yang diberikan adalah Horenso dan Time Management.

Koordinator kegiatan pelatihan dari Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Nusa Cendana, Lumban Nauli L. Toruan S.Pi., M.Si. menyampaikan dalam laporan singkatnya bahwa pelatihan yang menyasar para mahasiswa dan alumni ini awalnya hanya menargetkan 100 peserta dari Undana, namun pada pelaksanaannya diikuti oleh lebih dari 260 peserta dari 18 provinsi. Kedelapan belas provinsi tersebut adalah Aceh, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur,  Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Peserta dari NTT berjumlah 226 orang, dimana 212 orang berasal dari berbagai fakultas di Universitas Nusa Cendana, baik yang masih kuliah maupun yang sudah menjadi alumni. Selain itu pelatihan ini juga diikuti oleh siswa-siswi SMK.

Dalam sambutan pembukanya, Direktur PT. Titik Temu Adidaya, Ibu Yessy Hadi menyampaikan bahwa Titik Temu Adidaya merupakan perusahaan yang bergerak dalam pengembangan sumber daya manusia dengan memberikan pelatihan baik formal dan informal. Selain itu lembaga ini menyalurkan tenaga kerja baik di Jawa maupun di luar Jawa. Ibu Yessy berharap agar melalui pelatihan ini dapat mempersiapkan siswa dan mahasiswa di dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan formalnya. Ibu Yessy menyampaikan apresiasi atas antusias peserta pelatihan yang merupakan masa depan bangsa, harapan bangsa, dan pilar bangsa serta mendorong para peserta untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Profil PT. Titik Temu Adidaya dapat dilihat melalui situs https://www.titiktemudaya.co.id/ atau Instagram titiktemudaya. Beberapa program yang sedang dan akan dilakukan adalah Program Penempatan Kerja Untuk Guru serta Webinar Series Dasar-Dasar K3 Umum.

Pada sambutan selanjutnya, Dekan Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana, Dr. Franchy Ch. Liufeto menyampaikan bahwa sebaran peserta dari berbagai provinsi menunjukkan respon yang baik dan mengganggap penting kegiatan pelatihan yang dapat membekali para siswa dan mahasiswa agar siap menghadapi dunia kerja. Sasaran kegiatan pelatihan ini sangat tepat untuk membekali peserta dengan berbagai pengalaman dan keterampilan agar sanggup beraktifitas di dunia kerja. Selain komunikasi, bagaimana cara menjaga hubungan dan membangung jejaring sangat krusial untuk dimiliki para pencari kerja agar dapat diterima dalam lingkup pekerjaannya. Terdapat berbagai fakta dimana para lulusan SMK dan perguruan tinggi masih sulit mendapatkan pekerjaan karena sikap dan perilaku yang merupakan bawaan diri belum sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Para lulusan seringkali tidak memiliki bekal soft skill seperti komunikasi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan organisasi. Dengan demikian, point penting dalam Adaptive skill dan Job related skill sangat dibutuhkan oleh peserta dalam dunia kerja saat ini. Sebelum membuka kegiatan dengan resmi, Dr. Franchy menyampaikan terimakasih atas kolaborasi Fakultas Kelautan dan Perikanan serta PT Titik Temu Daya sehingga kegiatan penting bagi generasi muda ini dapat diselenggarakan dengan baik.

Acara selanjutnya dibawakan oleh Ibu Sara. Ibu Sara merupakan fasilitator “soft skill” tersertifikasi BNSP, asesor kompetensi metodologi pelatihan, ahli K3 Umum, internal auditor SMK3, praktisi human resource development, kader norma ketenagakerjaan level madya, Founder Titik temu Daya, dan Founder Prasida Karya Perkasa.  Materi yang dibawakan pada pertemuan pertama ini adalah teknik komunikasi Horenso. Pelatihan yang interaktif ini diikuti oleh para peserta dengan sangat aktif ditunjukkan dengan partisipasi peserta, baik secara lisan maupun tulisan saat bertanya dan menjawab materi yang disampaikan. Kesan peserta sangat baik karena pelatihan ini disampaikan dengan sangat menarik dan sangat jelas. Para peserta berharap pelatihan soft skill seperti ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan karena sangat bermanfaat. Ditulis Oleh Admin Website FKP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *