Kerja bakti bersama Civitas FKP akibat badai Seroja

Siklon Tropis Seroja ini mendatangkan hujan badai yang dahsyat. Hujan disertai angin menghantam hampir seluruh area Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan intensitas sedang, deras, hingga ekstrem. Laut Sawu bergolak. Muncul gelombang setinggi 4-6 meter di tengah laut yang menghasilkan gelombang pasang dengan terjangan ombak setinggi 1–1,5 meter di pantai.
Di daratan, siklon tropis itu mendatangkan amukan hujan-angin berjam-jam lamanya, dan menimbulkan serentetan kerusakan. Ada luapan air sungai, rob, banjir bandang, bahkan banjir lahar dingin, dan tanah longsor di Pulau Lembata. Pohon-pohon tumbang, rumah hanyut, jembatan rontok oleh derasnya air sungai, banjir lumpur, dan sejumlah dampak lainnya yang terjadi hampir serentak pada dini hari hingga pagi hari Minggu 4 April lalu.
Fakultas kelautan dan Perikanan Universitas Nusa Cendana turut merasakan dampak dari ganasnya badai yang telah terjadi, hal tersebut ditandai dengan banyaknya pohon pohon yang tumbang di lingkungan Fakultas kelautan dan Perikanan. Melihat kondisi tersebut Pimpinan beserta semua civitas Fakultas kelautan dan Perikanan melakukan kerja bakti Bersama demi membersihkan lingkungan Fakultas kelautan dan Perikanan dari pepohonan yang tumbang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *